Hallo hallo sobat DW tercinta…bagaimana dengan pemilihan template wordpress-nya? apakah sudah menemukan template yang cocok sesuai selera untuk mengikuti praktek panduan “Belajar membuat WEBSITE untuk pemula” ? Jika sudah menemukan template, apakah sudah lancar proses installasi template-nya? jika mengikuti langkah-langkah seperti belajar-membuat-website-untuk-pemula-step-1a dan atau belajar-membuat-website-untuk-pemula-step-1b insyaAlloh akan lancar, karena artikel tersebut dibuat live saat melakukan praktek :).

Setting awal wordpress

Sekarang langsung lanjut ke step 2 lanjutan starter guide dari Belajar membuat WEBSITE untuk pemula , pada langkah ini, kita akan menentukan pengaturan awal setelah kita menentukan desain template wordpress yang digunakan. Seperti biasa kita harus login sebagai admin pada wordpress. Jika ingin komputer mengingat username kita , centang pada kotak Remember Me. Kemudian klik pada button Login. Maka secara otomatis kita akan masuk pada halaman Dashboard. [gbr-01] :

setting awal wordpress-01

gbr-001

Untuk pengaturan yang pertama , kita masuk ke General Setting. Caranya adalah pilih menu Setting , kemudian sorot dan klik pada General. [gbr-002]

 

setting awal wordperss-02

[gbr-002]

Pada bagian general ini [gbr-003] , yang pertama kita atur adalah :

setting awal wordpress-03

gbr-003

  • Site Title : bagian ini digunakan untuk judul/nama website kita, biasanya akan tampak pada bagian header dan fontnya terlihat dengan ukuran besar.
  • Tagline : ini berisi kalimat yang mencerminkan tentang website kita. Atau tagline ini juga bisa berisi selogan website agar mudah diingat dan dikenal orang.
  • Email address : bagian ini pada awalnya tersetting default , namun sekarang kita setting ke email kita atau email admin. Sehinngga jika ada pemberitahuan dari engine wordpress, kita bisa menerima email.
  • Timezone : default pada timezone ini adalah UTC +0 , namun karena kita berada di negara Indonesia maka kita settinng ke UTC +7. (disesuaikan dengan keperluan)

Setelah selesai  klik Save Changes, kemudian kita lanjut ke setting yang kedua , yaitu setting Permalinks. Untuk menuju halaman tersebut klik menu “Permalink”.

Permalink adalah url permanen yang menuju pada suatu halaman tertentu. Kalau kita membuka website pada browser seperti firefox, google chrome atau yang lainnya, pada bagian address bar akan tampak alamat dari website yang kita akses. Nah itulah yang dinamakan permalinks. WordPress secara default telah mensetting nya , namun untuk memudahkan pencarian dalam search engine maka kita perlu mengubahnya. Pada bagian common settings pilih postname yang isinya http//namadomain.com/sample-post/ atau pilih custom structure, tambahkan /%postname%/ pada text box. Setelah selesai, klik tombol Save Changes.